April
2009
DIDUGA TERCEMAR, POLISI AMBIL SAMPEL AIR DAN TANAH SITU GINTUNG
Jakarta
, 2/4/2009 (Kominfo-Newsroom) � Pasca-jebolnya tanggul Situ Gintung, Cireundeu, Tangerang, Banten, Jum�at (27/3) lalu, pihak�pihak terkait terus menyelidki penyebab jebolnya situ itu, termasuk melakukan uji air dan tanah untuk mengetahui dugaan telah tercemar oleh limbah rumah tangga.
“Kami sudah mengambil sampel air dan tanah untuk mengetahui apakah danau itu tercemar atau tidak,” kata Kepala Satuan Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Dit Reskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus) Polda Metro Jaya AKBP Rudi Setiawan kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (2/4).
Dijelaskannya, pengambilan contoh air dan tanah oleh tim Labfor Polri bertujuan agar bisa diketahui
kemungkinan adanya indikasi pencemaran di Situ Gintung akibat limbah rumah tangga oleh masyarakat sehingga mengakibatkan terjadinya pendangkalan danau buatan itu.
“Akibat pendangkalan danau tidak mampu menampung volume debit air sehingga air meluap,” jelasnya.
Sementara itu, dalam melakukan penyelidikan sebab musabab tragedi Situ Gintung, Polda Banten juga akan memeriksa tiga pejabat Kabupaten Tangerang, yaitu
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tangerang Selatan, Kepala Bina Marga Kabupaten Tangerang, dan mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Tangerang. Ketiganya akan dimintai keterangan pada Jum#039;at (3/4). (T.Ty/ysoel)













