May
2009
BAWASLU PANTAU KESIAPAN PPDP PROVINSI
Jakarta, 8/5/2009 (Kominfo Newsroom) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melakukan pemantauan di sejumlah provinsi pada saat pengumuman daftar pemilih sementara (DPS) pemilu presiden pada tanggal 10-17 Mei 2009 mendatang.
Menurut Komisioner Bawaslu, Bambang Eka Cahya Widodo, hal ini dilakukan untuk memastikan apakah petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) telah melakukan fungsi dan tugasnya secara maksimal.
�Pada waktu pengumuman DPS Pilpres nanti antara tanggal 10-17 Mei kita akan memantau di 27 provinsi,� kata Bambang di Jakarta, Jum�at (8/5).
Dalam konteks pendaftaran pemilih, Bawaslu tidak punya kewenangan mendaftar orang sampai ke desa-desa. Tapi. Meskipun begitu, Bawaslu akan berusaha semaksimal mungkin membantu KPU.
Bawaslu telah melakukan rapat koordinasi dengan panitia pengawas (Panwas) di semua provinsi dan meminta Panwaslu Provinsi memberikan perhatian pada persoalan-persoalan DPT.
�Kita sudah menyebarkan check list kepada Panwas tingkat lapangan untuk mengecheck apakah petugas pemutakhiran data pemilih itu bekerja atau tidak. Ini yang penting disampaikan,� katanya.
Bambang mengungkapkan bahwa ada langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Bawaslu untuk dapat memperbaiki daftar pemilih. bahkan beberapa diantaranya sebenarnya wewenang KPU, tapi harus dilakukan karena Bawaslu juga merasa bertanggung jawab terhadap persoalan itu.
Sementara itu, Ketua KPU DKI Jakarta Juri Ardiantoro mengatakan, untuk mendukung dan memaksimalkan pemutakhiran data pemilih, KPUD DKI bekerjasama dengan bantuan pemda membuat beberapa kegiatan.
KPU telah melakukan sosialisasi di setiap RW dengan memasang spanduk yang berisi himbauan dari KPU dan pemda supaya memastikan dirinya terdaftar di daftar pemilih, selain itu bekerjsama dengan stakeholder sosialisasi atai institusi yang lain yang membuat spanduk seperti Kominfo maupun UNDP.
KPU juga meminta bantuan RT/RW seluruh Jakarta.
Mereka sudah dilatih diberikan pemahaman mengenai daftar pemilih. Para RT ini menjadi penasihat pendukung up dating pemilih untuk membantu PPDT yang bekerja untuk menyusun daftar pemilih di setiap PPS.
KPU DKI telah melakukan semua usaha dan mudah-mudahan usaha-usaha ini berhasil memaksimalkan penyiapan daftar pemilih yang baik. Walaupun itu merupakan tugas yang cukup berat, tetapi harus dilakukan untuk meminimalisir persoalan-persoalan yang muncul hanya karena penyiapan DPT yang tidak akurat. (Az/toeb).












