September
2009
24 JENAZAH BERHASIL DIEVAKUASI DARI LONGSOR CIANJUR
Cianjur, 4/9/2009 (Kominfo-Newsroom) – Hingga hari kedua pascagempa, tim evakuasi gabungan berhasil menemukan 24 jenazah korban dari timbunan tanah longsor akibat gempa di Kampung Babakan Caringin, Desa Pamoyanan, Cianjur, Jawa Barat.
Gempa kuat yang mengguncang Rabu (2/9) lalu, selain mengakibatkan ribuan ribu rumah rusak berat, juga menelan puluhan korban jiwa di 30 kecamatan yang ada di Cianjur.
Sampai Jumat sore (4/9), dari 57 orang yang diduga tertimbun dalam bencana yang dipicu gempa itu, tim evakuasi berhasil mengangkat 24 jenazah. Tim gabungan badan penanggulangan bencana yang terdiri dari Satgana PMI, Pramuka, Dinas Kesehatan dan organisasi kepemudaan masih bekerja keras mencari korban.
Sebagian besar korban meninggal dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. Bahkan tiga jenazah di antaranya anggota tubuhnya ditemukan terpisah-pisah. Meski anggota tubuhnya ditemukan terpisah-pisah, tiga jenazah itu berhasil diidentifikasi sebagai Devi (8), Aldi (1) dan Cucu (2).
Camat Cibinong, Wodi, mengungkapkan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat dan kabupaten. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya di depan ratusan pengungsi di Lapangan Pamoyanan juga menyampaikan hal yang sama.
Nama-nama korban tewas yang sudah ditemukan: Saefulloh (45 tahun), Mulyati (30), Reki (10), Omod (45), Devi (8), Aldi (1), Misbah (45), Waidi (45), Iman (12), Cucu (2), Danil (10), Elis (30), Kiki (9), Makmun (35), Alvi (7), Kadiman (5), Anah (35), Mika (9), Deni Damara, Iskandar (35), Tika (1), Yanti (35), Mulyati (35) dan Jaka (5). (Ant/ysoel)












