May
2007
PRESIDEN SIAP TUNTUT AMIEN RAIS SOAL DANA KAMPANYE
Jakarta, 25/5/2007 (Kominfo-Newsroom) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siap menuntut Amin Rais atas penyataannya yang menuduh dirinya menerima dana non-budgeter dari Departemn Kelautan Perikanan (DKP) serta dari dana Washington, jika pernyataan itu terus berkembang dan tidak benar.
“Saya akan menggunakan hak saya untuk memperkarakan secara hukum agar keadilan tegak di negeri ini,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi pernyataan Mantan Ketua MPR-RI Amin Rais, soal aliran dana kampanye pilpres 2004 di halaman Istana Negara Jakarta, Jum’at (25/5).
Namun saat ini, Presiden Yudhoyono belum bermaksud menuntut Amin Rais dan pihak lain yang menuduh dirinya dan Yusuf Kalla menerima dana non-budgeter dan dana asing untuk kampenye pilpres 2004 lalu.
“Sekali lagi, saya tidak suka sedikit-sedikit menuntut, itu tidak sehat kecuali dalam perkembangan dinamika perpolitikan di negari ini yang nyata-nyata pak Amin Rais menuduh, maka akan saya gunakan hak saya melalui jalur hukum,” tegas presiden.
Dalam kaitan itu, kata presiden, ia ingin benar-benar mempelajari dengan seksama dan meneliti semua produk dokumen termasuk mengumpulkan keterangan-keterangan dari Yusuf Kalla dan anggota tim kampanye serta mengidentifikasi pernyataan Amin Rais dan siapapun pihak yang menuduh.
“Namun, berdasarkan dokumen yang diserahkan kepada KPU tidak ada keterangan yang bisa menguatkan bahwa tim kampenye angota SBY-JK menerima dana itu,” kata presiden.
Presiden juga mempersilahkan KPK untuk menyelesaikan apakah saudara Rokhmin Dahuri dan Amin Rais bersalah atau tidak, “kita tidak boleh mengintervensi dan mencampurinya.” (T.Kus/Ys/id/b)












